Pencarian

Bruno Fernandes dan Khadija Shaw Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA 2025-26

Rabu, 26 Agustus 2026 • 04:02:01 WIB
Bruno Fernandes dan Khadija Shaw Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA 2025-26
Bruno Fernandes dan Khadija Shaw menerima penghargaan Pemain Terbaik PFA 2025-26.

NUSAPERDANA.COM — Pengumuman ini menjadikan Fernandes sebagai pemain United pertama yang meraih penghargaan bergengsi tersebut sejak Wayne Rooney pada 2010. Sementara itu, Shaw mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemain pertama yang memenangi tiga Sepatu Emas Women's Super League (WSL).

Rekor 21 Asist Fernandes di Premier League

Meski United kembali gagal meraih trofi musim lalu, Fernandes tampil impresif secara individu. Ia memecahkan rekor jumlah assist dalam satu musim Premier League dengan koleksi 21 assist, melampaui catatan Kevin de Bruyne dan Thierry Henry yang berjumlah 20 assist.

Pemain berusia 31 tahun itu mengakhiri musim dengan torehan sembilan gol dan 21 assist dalam 35 penampilan liga, membantu United finis di posisi ketiga dan lolos ke Liga Champions. Secara keseluruhan, ia mencatatkan sembilan gol dan 22 assist dari 37 pertandingan di semua kompetisi.

Fernandes mengungguli trio Arsenal, Gabriel Magalhaes, David Raya, dan Declan Rice, serta duet Manchester City, Rayan Cherki dan Erling Haaland, dalam perebutan penghargaan ini. Ia juga menjadi pemain Portugal kedua setelah Cristiano Ronaldo yang meraih gelar ini.

Khadija Shaw Sabet Trofi Ketiga Sepanjang Karier

Shaw mempersembahkan gelar WSL kedua bagi Manchester City dengan mencetak 21 gol dari 22 penampilan. Penyerang asal Jamaika ini mencatatkan hat-trick melawan Aston Villa (empat gol) dan Tottenham, serta dua gol ke gawang West Ham di laga pamungkas.

Dengan torehan itu, Shaw menjadi pemain pertama yang mencetak 20 gol atau lebih dalam tiga musim WSL berbeda. Ia juga unggul dari Vivienne Miedema dan Sam Kerr yang masing-masing baru dua kali memenangi Sepatu Emas.

Kontribusinya tidak berhenti di liga. Shaw mencetak lima gol tambahan, termasuk gol pembuka di final, saat City menjuarai Piala FA. Ia menjadi pemain ketiga yang memenangi penghargaan Pemain Terbaik PFA wanita lebih dari satu kali, setelah Lucy Bronze dan Fran Kirby.

Nico O'Reilly dan Olivia Smith Dominasi Kategori Muda

Bek Manchester City, Nico O'Reilly, dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik PFA putra, menggantikan Morgan Rogers. Pemain berusia 21 tahun ini tampil konsisten dengan delapan kontribusi gol (lima gol) dan sembilan clean sheet dalam 34 penampilan liga. Ia juga menjadi pemain terbaik saat City mengalahkan Arsenal di final Piala Liga.

Di kategori putri, gelandang Arsenal, Olivia Smith, mempertahankan gelarnya sebagai Pemain Muda Terbaik PFA. Pemain asal Kanada ini menjadi pemain kedua setelah Lauren Hemp yang memenangi penghargaan ini lebih dari sekali, berkat sepuluh golnya di semua kompetisi setelah bergabung dari Liverpool seharga £1 juta.

Arsenal dan City Mendominasi Tim Terbaik PFA

Arsenal, yang hanya kebobolan 27 gol musim lalu, menempatkan empat pemain di Premier League Team of the Year: David Raya, Jurrien Timber, William Saliba, dan Gabriel Magalhaes, plus gelandang Declan Rice. Manchester City juga diwakili empat pemain, termasuk O'Reilly, Cherki, Haaland, dan Antoine Semenyo.

Di WSL Team of the Year, juara bertahan City, Chelsea, dan Arsenal masing-masing menyumbang tiga pemain. Jess Park dari United dan Toko Koga dari Tottenham menjadi dua nama di luar tiga besar yang masuk dalam daftar.

Sumber: bbc.co.uk

Follow sport.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks