Pencarian

De Zerbi Gagal Berbenah, Spurs Kalah Telak dari Brentford di Laga Perdana Premier League

Minggu, 23 Agustus 2026 • 04:02:31 WIB
De Zerbi Gagal Berbenah, Spurs Kalah Telak dari Brentford di Laga Perdana Premier League
Pemain Brentford merayakan gol ke gawang Tottenham Hotspur pada laga perdana Premier League di Stadion Tottenham Hotspur.

NUSAPERDANA.COMKekalahan ini menjadi awal mimpi buruk bagi proyek besar De Zerbi di Tottenham. Sempat dihuni optimisme tinggi para suporter yang menyambut para rekrutan anyar dengan riuh, atmosfer itu sirna seketika ketika gawang Spurs kebobolan tiga kali tanpa balas. Yang lebih memprihatinkan, sebagian pendukung tuan rumah sudah meninggalkan stadion pada menit ke-49 saat Michael Kayode mencetak gol ketiga Brentford.

Padahal, De Zerbi telah menghabiskan dana hampir 400 juta poundsterling untuk membangun ulang skuad. Empat rekrutan anyar, Andrew Robertson, Marcos Senesi, Jan Paul van Hecke, dan Sandro Tonali, langsung menjalani debut. Namun, tak satu pun dari mereka mampu memberikan kontribusi signifikan. Tonali, gelandang termahal seharga 100 juta poundsterling dari Newcastle United, justru tampil pucat dan kalah dominan dari Mamadou Sangare, rekrutan termahal Brentford yang tampil sebagai bintang lapangan.

Mentalitas Kalah yang Tak Hilang

De Zerbi mengakui timnya kalah dalam duel-duel fisik dan tidak bertarung dengan cara yang benar. Ia menyebut kondisi fisik pemain yang baru kembali dari Piala Dunia serta para pendatang baru sebagai alasan. Namun, pengakuan itu tak menutupi fakta bahwa Spurs kembali rapuh saat mendapat tekanan, persis seperti musim-musim sebelumnya.

"Pertandingan yang buruk. Kami kalah dan menderita dalam duel. Itu kunci pertandingan ini. Kami tidak bertarung dengan cara yang benar. Mungkin pujian untuk mereka karena itu kualitas terbaik Brentford," ujar De Zerbi kepada BBC Sport.

Kegagalan di Lini Tengah dan Lini Depan

Tidak hanya Tonali yang tampil mengecewakan, Matheus Fernades yang dibeli seharga 85 juta poundsterling dari West Ham United juga gagal memberikan dampak setelah masuk sebagai pemain pengganti. Spurs memang masih akan kedatangan Savinho dan Omar Marmoush untuk menambah daya gedor. Namun, masalah terbesar De Zerbi bukanlah kualitas individu, melainkan ketiadaan hati dan perjuangan di lapangan.

Brentford seharusnya sudah unggul sebelum Keane Lewis-Potter memecah kebuntuan pada menit ke-12. Vitaly Janelt kemudian menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Conor Gallagher dan Lucas Bergvall ditarik keluar saat jeda, tetapi masalah Spurs jauh lebih dalam dari sekadar dua pemain tersebut.

Pekerjaan Rumah Berat De Zerbi

De Zerbi kini harus berperan ganda, tidak hanya sebagai pelatih tetapi juga psikolog bagi para pemainnya. Kekalahan ini adalah kelanjutan pola menyedihkan yang membayangi Spurs dalam beberapa musim terakhir, termasuk saat finis di peringkat 17 dua musim beruntun. Kekalahan telak di laga pembuka ini menjadi pengingat bahwa uang sebanyak apa pun tak bisa membeli mentalitas pemenang.

Sumber: bbc.co.uk

Follow sport.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks